src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rektor Unikarta Prof.Dr. Ince Raden. (Andri) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG –Kalimantan Timur dalam pandangan Rektor Unikarta, Prof Dr Ince Raden masih membutuhkan investasi di bidang pangan dengan hadirnya IKN Nusantara.
Perpindahan IKN ke Kaltim memastikan akan terjadi perpindahan penduduk secara masif ke Bumi Etam.
“Kaltim masih butuh investor di bidang pangan secara umum, ” sebut Ince, Jumat 15 Juli 2022.
Ince yang juga malang melintang sebagai peneliti Balitbangda Kukar mengakui pemenuhan kebutuhan pangan di Kaltim masih bergantung pada daerah pemasok pangan di sekitarnya seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan hingga Jawa Timur.
Dengan kondisi tersebut, ujar dia, akan bermunculan investor di bidang pangan di Kaltim menyusul kehadiran IKN.
Doktor pertanian jebolan IPB ini pernah meneliti bahwa Kukar sanggup memenuhi kebutuhan pangan di Kaltim sebesar 30 persen.
Dengan hadirnya IKN di Kaltim, dipastikan perpindahan penduduk dari luar berimplikasi pada permintaan kebutuhan pangan yang semakin besar pula.
Untungnya, Kukar sudah menetapkan lima kawasan ketahanan dan penyumbang pangan dalam jumlah yang besar.
“peluang sangat strategis bagi investasi di bidang pangan dalam arti luas,” tegasnya.
Sebagai nakhoda baru di universitas tertua di Kukar, Unikarta berusia 38 tahun, dia bersama tim kampus akan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni guna menyambut IKN Nusantara.
Kampus Ungu, sebutan Unikarta, sudah miliki 7.000 alumni yang tersebar di berbagai bidang, seperti pemerintahan, swasta, pertanian, perbankan dan pertambangan.
Itu menjadi modal besar Unikarta guna menyesuaikan diri dengan pembangunan IKN dengan konsep smart and green city.
“SDM yang akan disiapkan Unikarta konsentrasi pada IT, ekonomi dan bisnis, sosial politik, aspek hukum, pendidikan, geologi serta keagamaan dan budaya. Karena sudah sesuai dengan program studi yang dimiliki Unikarta, ” pungkasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal