24.9 C
Samarinda
Friday, January 21, 2022

Jembatan Sungai Bayan Selesai Ramadan Tahun Depan

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG –Pembangunan Jembatan Belayan di Gunung Sari, Tabang, Kutai Kartanegara yang menghubungkan 3 kabupaten di Kaltim dipastikan rampung mendekati akhir tahun 2022 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor di sela-sela kunjungan kerja (Kunker) ke daerah pedalaman, sungai dan danau di Kabupaten Kukar, Senin 6 Desember 2021.

Dikatakannya, pembangunan Jembatan Sungai Belayan tersebut dilakukan oleh PT Fajar Sakti Prima (Bayan Grup) yang menelan biaya lebih dari 45 juta Dolar AS.

“Jembatan Sungai Belayan dibangun oleh perusahaan. Jadi, infrastruktur dibangun oleh perusahaan, mestinya infrastruktur dibangun oleh negara atau pemerintah tapi ini dibangun perusahaan. Mudah-mudahan Ramadan ini sudah diresmikan untuk yang publik. Mungkin juga yang hauling bisa selesai juga,” ucap Isran Noor.

Dia menyebut, Jembatan Sungai Belayan memiliki 2 fungsi sekaligus. Yakni berfungsi untuk kepentingan publik, juga untuk perusahaan.

“Jembatan dibangun dengan 2 fungsi. Fungsi pertama untuk kepentingan publik dan untuk kepentingan hauling perusahaan. Jembatan itu lebarnya 7 meter dengan panjang lebih kurang 530 meter,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kaltim ini mengatakan, dirinya tidak akan mengimbau perusahaan lain yang berdomisili di Kaltim untuk turut aktif membantu pemerintah dalam hal melaksanakan pembangunan.

“Saya tidak mengimbau, biar saja mereka belajar sendiri. Perusahaan-perusahaan itu pasti punya kesadaran juga. Tapi saya lihat hari ini di PT REA Kaltim dan Bayan ini bagus,” ujarnya.

Gubernur mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yang bersama dengan beberapa perusahaan yang ada di wilayahnya membangun berbagai macam infrastruktur, tidak hanya untuk kepentingan perusahaan tetapi juga dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat umum.

Bahkan, dia juga mengapresiasi kemajuan yang dicapai Kukar di wilayah-wilayah pedalaman.

” Saya lihat sepanjang jalan tidak ada rumah yang kumuh, rumah yang tidak layak huni. Bahkan ada rumah yang 7 mobilnya di Gunung Sari. Luar biasa. Artinya, perkembangan kita jauh lebih bagus dengan adanya perusahaan-perusahaan, baik kelapa sawit maupun perusahaan batubara,” ujarnya.

“35 tahun lalu, ke Tabang ini perjalanan 2 sampai 3 hari naik kapal. Tapi sekarang mobil sudah berhamburan. Itu artinya kemajuan luar biasa,” sambungnya.

Lanjut dia, Belayan Grup juga telah membangun 7 menara telekomunikasi yang tersebar di wilayah Kukar. Dan rencananya akan terus ditambah guna memudahkan masyarakat memanfaatkan jaringan telekomunikasi.

“Bayan juga membangun tower, sekitar 7 unit untuk se-Kukar. Sudah dibangun, tunggu Telkomsel untuk mengisi. Nantinya akan dibangun 10 tower lagi jadi total 17 unit,” tutupnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU