src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sarkowi V. Zahry. (andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Memanfaatkan kedatangan anggota Badan anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Kabag Pembangunan Pemkab Kutai Kartanegara Agus Suharto membeber tentang pemekaran 2 kecamatan baru. Kukar kini punya 20 kecamatan. Sebelumnya, 18 kecamatan.
“Kukar sekarang bertambah 2 kecamatan, yakni Samboja Barat dan Kota Bangun Darat, ” ucap Suharto, Kamis 22 April 2021.
Di hadapan rombongan Banggar DPRD Kaltim tersebut, Suharto menceritakan kondisi Ibu Kota Kecamatan Samboja Barat yaitu Desa Tani Bhakti. Saat ini, kondisi Tani Bhakti membutuhkan anggaran untuk pengembangan jalan di wilayahnya.
“Ada permukiman warga di Desa Tani Bhakti, warganya terancam terisolasi karena akses masuk ke kawasan tersebut bakal ditutup, seiring akan dioperasikan jalan tol (Balsam) dari Samboja ke arah Balikpapan, ” paparnya.
Dia melanjutkan, keluhan masyarakat Desa Tani Bhakti tersebut sudah disampaikan ke Pemprov Kaltim. Ada dua langkah yang akan dilakukan yakni pembebasan lahan untuk jalan. Selanjutnya, pembangunan jalan.
“Ada kesepakatan, untuk pembebasan lahan tanggung jawab Pemkab Kukar, sedangkan pembangunan jalannya menjadi kewenangan Pemprov Kaltim, ” ucapnya.
Bagian Pembangunan sudah menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahannya sebesar Rp 10 miliar. Sedangkan untuk membangun jalannya sebesar Rp 9 miliar.
“Kalau dana pembebasan lahannya, kami sudah siap. Justru rencana pembangunan jalannya tidak masuk di APBD Kaltim 2021, ini yang kami heran, ” tuturnya.
Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry memberikan saran agar mengusulkan item itu melalui aspirasi yang sumbernya melalui Bankeu Pemprov Kaltim.
“Kami tunggu berkas usulan agar bisa diperjuangkan pembangunan jalan tersebut di DPRD Kaltim, ” ucap politisi Golkar itu.
Sarkowi berjanji akan mengawal aspirasi terkait Desa Tani Bhakti ini bersama anggota DPRD dari Dapil Kukar lainnya. Harapannya agar teranggarkan di APBD Kaltim.
“Asalkan Pemkab Kukar lakukan komunikasi secara intens, perasaan saya ini bisa lolos, apalagi anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar yang berjumlah 11 orang, sebanyak 8 orang masuk di Banggar, ” sebutnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal