src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO – Enam nelayan nyaris menjadi korban laut setelah perahu yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di Perairan Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kejadian dramatis ini berlangsung pada Jumat dini hari dan memicu operasi penyelamatan oleh Tim Pos SAR Wakatobi. Berkat respon cepat dan kerja tim yang solid, seluruh nelayan akhirnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Kecelakaan kapal nelayan, evakuasi SAR Wakatobi, mati mesin di laut, penyelamatan dini hari, dan Perairan Kaledupa menjadi kata kunci yang merekam peristiwa ini—menggambarkan risiko yang kerap mengintai para pencari nafkah di laut lepas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Aminuddin P.S, dalam keterangannya menjelaskan kronologi penyelamatan yang berlangsung nyaris tanpa cela. Informasi awal diterima langsung dari salah satu nelayan korban yang masih berada di atas kapal. Laporan masuk ke Basarnas Kendari pada pukul 01.50 WITA, memicu langkah cepat dari tim penyelamat.
“Kami menerima informasi satu buah perahu dengan enam orang penumpang dan awak mengalami mati mesin di Perairan Pulau Kaledupa,” ungkap Aminuddin dalam sambungan telepon dari Kendari.
Tak butuh waktu lama, hanya dalam hitungan menit setelah laporan diterima, Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi langsung dikerahkan dari Pelabuhan Marina Wanci. Tim bergerak pada pukul 02.02 WITA, menempuh perjalanan laut sejauh 27 mil laut menuju lokasi kejadian.
Dini hari yang gelap dan kondisi laut yang tak menentu tak menyurutkan semangat tim penyelamat. Dengan peralatan lengkap dan perahu karet, mereka menyusuri laut demi menjemput enam jiwa yang tengah terombang-ambing tanpa daya.
Pada pukul 04.00 WITA, sinyal harapan muncul. Tim SAR berhasil menemukan perahu nelayan itu dalam jarak sekitar 2,32 mil laut dari lokasi yang dilaporkan sebelumnya. Keenam nelayan masih berada di atas perahu, menanti keajaiban sambil mempertahankan semangat hidup.
Artikel Asli baca di antaranews.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya