src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rapat paripurna DPRD Kukar membahas RPJMD Kukar periode 2025-2029.
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Selasa 23 September 2025, DPRD Kukar menggelar rangkaian rapat paripurna dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar periode 2025–2029.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I Abdul Rasid asal Fraksi Golkar, ditemani Wakil Ketua II Junadi asal Fraksi Gerindra dan Wakil Ketua III Aini Farida asal fraksi PAN. Dihadiri anggota DPRD Kukar, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri para kepala OPD, serta jajaran asisten di lingkungan Setkab.
Rangkaian dimulai dengan Rapat Paripurna ke-8 yang beragenda Penyampaian Raperda RPJMD Kukar 2025–2029. Dalam kesempatan itu, Bupati Aulia memaparkan langsung arah kebijakan dan visi pembangunan daerah lima tahun ke depan.
“Kami prioritaskan terwujudnya pondasi pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” sebut Bupati Aulia.
Visi yang disampaikan merupakan bagian dari memperkuat RPJMD periode pertama yang dipimpin Bupati sebelumnya Edi Damansyah. Semua aAkan dituangkan dalam misi strategis, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, penguatan ekonomi berbasis sektor non-ekstraktif, hingga tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan wilayah yang berkeadilan di 20 kecamatan.
Ia juga menegaskan bahwa RPJMD ini menjadi pedoman utama bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra).
“RPJMD memuat tujuan, sasaran, strategi, serta arah kebijakan yang harus dijadikan acuan OPD agar pembangunan berjalan sinergis, terarah, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Usai penyampaian raperda, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna ke-9 yang membahas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Nota Penyampaian Raperda RPJMD. Satu per satu, juru bicara dari fraksi-fraksi DPRD Kukar menyampaikan pandangan umum mereka terhadap substansi rancangan peraturan daerah tersebut.
Beberapa juru bicara wakili fraksi, yaitu Akbar Haka Saputra mewakili PDIP, Mohammad Jamhari mewakili Golkar, Hendra Gerindra, Syarifuddin asal PAN, Eko Wulandanu dari fraksi PKB, serta Sa’bir wakili Nasdem PKS.
Anggota DPRD Kukar, Jamhari menyinggung daya tampung TPA Bekotok Tenggarong yang harus diperhatikan untuk beberapa tahun ke depannya. ”Jika kita tidak pikirkan dari sekarang, khawatir akan ada permasalahan di kemudian hari,” tegasnya.(ADV53/Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya