src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala BPKAD Provinsi Kaltim Sa’duddin. (Ningsih) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepala BPKAD Provinsi Kaltim Sa’duddin mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim telah menyiapkan anggaran penanganan COVID-19 sebesar Rp 270 miliar untuk tahun 2022 ini.
Dari besaran anggaran tersebut, kata dia, yang sudah digunakan hingga saat ini mencapai Rp2 miliar. “Yang jelas, ada anggaran untuk COVID-19, angkanya sekitar Rp 270 miliar dan baru digunakan Rp 1 sampai 2 miliar. Kalau ada yang perlu lagi untuk COVID-19 atau yang sifatnya darurat, tentu akan kami keluarkan,” ucapnya saat ditemui, Senin 4 April 2022, kemarin.
Sa’duddin menyebut, jumlah kasus COVID-19 di Kaltim sudah menurun. Kondisi ini juga berdampak pada masyarakat yang terus mengalami peningkatan imunitas setelah melakukan vaksinasi. Bahkan, pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 juga nyaris tidak ada lagi.
“Kalau misalnya anggaran untuk pasien meninggal, ada, tapi yang meninggal tidak ada, ‘kan tidak diberikan. Yang penting anggaran itu tetap kita siapkan,” ujarnya.
Untuk penanganan COVID-19 di Kaltim, lanjut Sa’duddin, diambil dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT). “Ini memang anggaran kebanyakan untuk COVID-19,” sebutnya.
Mengenai penggajian tenaga kesehatan yang menangani COVID-19 pada tahun 2021, dikatakan Sa’duddin, telah dibayarkan secara keseluruhan. “Penggajian tahun kemarin sudah kami penuhi untuk tenaga Nakes. Sedang tahun ini, kami belum menerima perintah dari pusat untuk membayar seperti apa, tapi yang jelas kalau tidak ada kasus, maka tidak ada insentif,” tutupnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal