src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dampak Banjir di Hulu Sungai Mahakam, Dinsos Kukar Ajukan BTT Rp 1 Miliar 

Dampak Banjir di Hulu Sungai Mahakam, Dinsos Kukar Ajukan BTT Rp 1 Miliar 

2 minutes reading
Monday, 30 May 2022 22:02 287 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dampak banjir di Hulu Mahakam tepatnya di dua Kecamatan, Tabang dan Kembang Janggut semakin luas. Dinas Sosial(Dinsos) Kukar mengajukan anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) tanpa status tanggap darurat, ke Pemkab Kukar.

“Sudah mendapatkan persetujuan dari Pak Sekda Sunggono. Ini masih berproses di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD), ” jelas Kadinsos Kukar, Hamly, Senin 30 Mei 2022.

Berapa anggaran yang diajukan Dinsos Kukar dari pos BTT tersebut, sudah dihitung untuk lintas OPD beserta keperluannya sebesar Rp 1 Miliar. Dana sebesar itu akan diperuntukan oleh Dinsos, Dishub, BPBD, Disperindag dan Badan Ketahanan Pangan (BKP).

“Untuk kirim bantuan ke Hulu, juga butuh biaya-biaya lainnya. Karena penanganan dampak banjir lintas OPD, ” ungkapnya.

Pekan lalu, Dinsos sudah mendistribusikan bantuan beras seberat 5 ton, ditambah dengan bantuan sembako lainnya. Namun besaran beras sebesar itu dirasa belum cukup, karena Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak banjir mencapai ribuan KK.

“Di Tabang yang terkena dampak mencapai 4.606 KK, sedangkan Kembang Janggut mencapai 2.373 KK,” sebutnya lagi.

Hamly menjelaskan, angka ideal untuk membantu ribuan KK yang terdampak tersebut, mencapai 34 ton beras, dengan rincian untuk Tabang dibutuhkan 20 ton, sedangkan Kembang Janggut sebesar 14 ton.

“Untuk penyediaan bantuan beras diluar Dinsos, akan ditanggulangi oleh DKP Kukar. Kita berharap dampak banjir juga tidak semakin luas, ” pungkasnya. (Adv/Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x