Beranda Samarinda ‘Bujang Ganong’ Ingatkan Warga Palaran Pakai Masker

‘Bujang Ganong’ Ingatkan Warga Palaran Pakai Masker

bujang ganong
Sosialisasi penggunaan masker oleh Muspika Palaran. (FOTO: Istimewa)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Jajaran unsur Muspika Palaran, Kota Samarinda, Kaltim, selalu punya cara unik kala menggelar kampanye dan pendisiplinan protokol kesehatan berupa penggunaan masker. Setelah mengajak “pocong” kini giliran ‘Bujang Ganong’ yang diajak berkampanye.

Kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan tersebut langsung dikomandoi oleh Camat Palaran, Suwarso. Tim menyasar dua titik lokasi keramaian warga. Yaitu Jalan Kesehatan, simpang 4 Puskesmas Palaran dan pasar induk Palaran Jalan HB Soeparno, Kamis 10 September 2020, pukul 10.00 WITA.

Dikutip dari laman wikipedia, sosok Bujang Ganong  menggambarkan sosok patih muda yang cekatan, cerdik, jenaka, dan sakti. Sosok ini bagian dari Reog Ponorogo dan digambarkan dengan topeng yang mirip dengan wajah raksasa, hidung panjang, mata melotot, mulut terbuka dengan gigi yang besar/agak maju tanpa taring, wajah merah darah dan rambut yang lebat warna hitam menutup pelipis kiri dan kanan.

Advertisement

Dalam kampanye masker tersebut, petugas juga membawa sejumlah spanduk yang berisikan imbauan untuk menggunakan masker dan ajakan untuk melawan virus COVID-19.

Sejumlah warga yang kedapatan tidak mengenakan masker, mendapatkan wejangan dari petugas soal pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi. Sosialisasi ini tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak.

“Dua lokasi yang kami pilih ini adalah salah satu lokasi yang ramai berkumpulnya warga. Untuk itu, kami melakukan sosialisasi sekaligus pembagian masker,” ucap Suwarso.

Menurut dia, sosok-sosok unik yang diikutkan dalam kegiatan kampanye dan sosialisasi penggunaan masker dimaksudkan untuk  lebih menarik perhatian serta mengingatkan warga. “Dasarnya kita ingin mengingatkan masyarakat akan bahaya COVID-19,” ucapnya.

Terkait dengan Perwali Nomor 43 Tahun 2020, Suwarso mengatakan pihaknya bersama dengan seluruh jajaran Muspika Palaran akan melaksanakan penegakan aturan yang telah dibuat dan ditetapkan pemerintah kota. Termasuk, pengawasan pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari.

Namun, soal penegakan sanksi, ia menyerahkan pada Satpol PP. “Tentunya kami akan melakukan pengawasan. Tapi untuk penerapan sanksi ada di Satpol PP,” pungkasnya.

Pada sosialisasi sebelumnya, Muspika Palaran melaksanakannya di simpang 4 Jembatan Mahkota II dengan menghadirkan sosok “pocong”. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian masker kepada masyarakat.

Penulis : Ningsih

Komentar
Advertisement