src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ayub: Usung Kader Sendiri, Strategi Golkar Kukar Menangkan Pilkada 2024

Ayub: Usung Kader Sendiri, Strategi Golkar Kukar Menangkan Pilkada 2024

2 minutes reading
Tuesday, 2 Jul 2024 13:10 508 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Tidak ingin kecolongan seperti di Pilkada Kukar 2020, Golkar menyiapkan berbagai strategi untuk mendulang suara di Pilkada yang akan digelar November 2024. Salah satunya, Golkar akan mengusung kadernya sendiri.

“Golkar harus mengusung calon Bupati Kukar sendiri, jangan lah seperti Pilkada 2020,” sebut Sekretaris Golkar Kaltim Muhammad Husni Fahruddin, Senin 1 Juli 2024.

Pria yang disapa Ayub ini memastikan, Golkar akan mengumumkan calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar yang akan diusung di Pilkada sekitar 27-29 Agustus 2024 nanti. Saat ini, proses survei popularitas calon masih berlangsung.

“Nanti, sekitar Minggu kedua bulan Juli, DPP Golkar akan mengumumkan calon dari Golkar yang mendapat perhatian besar dari publik, berdasarkan survei yang sudah dilakukan di bulan Juni,” terangnya.

Bagaimana dengan nama calon wakil bupati yang akan diusung Golkar? “Kalau untuk wakil, bisa saja dari kader Internal. Karena Golkar bisa mengusung satu paket dengan wakil. Bisa juga dari wakilnya dari luar Golkar,” ucapnya.

Ayub bersyukur dan merasa bangga karena kader Golkar yang maju di Pilkada Kukar sangat banyak. Selain dirinya bersama Ketua Golkar Kukar Hasanuddin Mas’ud yang sudah direkomendasikan DPP sejak lama, muncul juga sosok calon lain yang akan bersaing di bursa Pilkada.

“Ada nama Ketua DPRD Abdul Rasid, dan anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry atau disapa Bang Owi, ada juga sosok Salehudin SFil. Silahkan bersosialisasi ke publik demi mendulang suara rakyat,” paparnya.

Golkar Kaltim, sebut Ayub, akan berusaha mewujudkan target kemenangan 60 persen di Pilkada, termasuk di Pilkada Kukar, sesuai intruksi DPP Golkar. Dia tetap optimistis bisa menang meskipun berkaca pada  Pemilu 2024 lalu, perolehan kursi DPRD Kukar kini didominasi PDIP.

“Tapi harus diingat, Kukar adalah lumbung suara Golkar sejak lama, itu sejarah yang tidak bisa dilupakan.Dan kami di Golkar sudah lakukan pemantauan sejak lama, tren pemilih sudah berubah akan kembali ke Golkar,” katanya.

Untuk urusan komunikasi politik, saat ini, banyak partai yang merapat seperti Gerindra, Nasdem, PKB bahkan PDIP untuk lakukan sinkronisasi visi dan misi di Pilkada. “Mereka ingin mengusung calon yang menang,” pungkasnya.(Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x