src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Kukar. (andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Fida Hurasani tidak menyangka pada Senin 17 Oktober 2022 merupakan hari terakhirnya bertugas di Satpol PP Kukar. Afe, sapaannya, kini diamanahi jabatan Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar oleh Bupati Edi Damansyah.
Selain dia, Sekretaris Pol PP Yuliandris juga bergeser jabatan ke Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kukar.
Sementara, Ahyani FD yang sebelumnya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) dimutasi sebagai staf ahli Pemkab. Begitu juga dengan Kepala Balitbangda Didi Ramyadi juga sebagai staf ahli.
Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(DP3A) Kukar, Aji Lina Rodiah mendapat jabatan Kepala Diarpus.
Bupati Edi menyebut pelantikan empat orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan 28 orang pejabat struktural, administrator dan pengawas, jangan diomongi macam-macam.
“Ini demi penyegaran, ada yang terlalu lama bekerja di satu dinas, ini demi percepatan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Edi berpesan antara Kepala Dinas dan Sekretaris saling mendukung satu sama lainnya. Untuk pejabat yang mendapatkan jabatan sebagai sekretaris, jangan mengerdilkan diri sendiri, merasa tidak punya peran yang besar.
“Yang terpenting bisa bekerja cepat, cerdas bertanggung jawab dengan baik. Selaraskan pemahaman RPJMD dengan baik,” pesannya.
Kepada media, Afe mengaku tak menyangka bakal mendapatkan jabatan sebagai Kepala BPBD. Dia menilai pimpinan yang lebih tahu dengan kelebihan dan kekurangan dirinya.
“Kita siap menjalankan amanat yang dipercayakan oleh pimpinan,” ungkapnya.
Disinggung kenangan berharga selama 12 tahun mengabdi di Pol PP, Afe mengakui banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Untuk di BPBD, karena OPD baru bagi saya, pasti akan lebih lakukan penyesuaian kerja terlebih dahulu antara pimpinan dan staf,” pungkasnya.
Penulis: Andri