src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kejurball Beach 2026 Balikpapan. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN–Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Balikpapan kembali menggelar Kejuaraan Bola Tangan Pantai (Kejurball Beach) 2026, di Lapangan Pasir BJBJ Balikpapan, Kawasan Balikpapan Tennis Stadium, pada Kamis 1 Oktober 2026.
Kompetisi berlangsung selam tanggal 1–11 Oktober 2026 dengan mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni SD, SMP, serta SMA/SMK dengan total keseluruhan 102 tim ikut di ajang ini.
Ketua ABTI Balikpapan, Suraji, menjelaskan jika jumlah peserta tahun ini di luar perkiraan. Dari total 102 tim, sebanyak 46 tim berasal dari kategori SD, 37 tim SMP, dan 19 tim SMA/SMK. “Alhamdulillah kami tidak menyangka pesertanya melebihi dugaan. Lebih banyak pesertanya, terutama dari kategori SD,” kata Suraji.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi pelajar, tetapi juga bagian dari pembinaan dan regenerasi atlet bola tangan Balikpapan. Kategori SD berlangsung pada 1–4 Oktober 2026. Sementara kategori SMP dan SMA/SMK dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Oktober 2026. “Pertandingan menggunakan sistem gugur. Khusus kategori putri SMA, format yang digunakan adalah setengah kompetisi,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kejurball Beach 2026 juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII di Paser. Sejumlah atlet dari kelompok SMA bahkan sudah diproyeksikan untuk memperkuat Balikpapan pada ajang tersebut. “Ini juga untuk persiapan Porprov di Paser. Ada beberapa atlet tingkat SMA yang nantinya bermain di Porprov,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi pelajar, Kejurball Beach 2026 sekaligus memperkuat pembinaan atlet bola tangan pantai. Sekitar 85 persen atlet yang diproyeksikan untuk memperkuat Kaltim pada ajang PON Pantai berasal dari Balikpapan.
“Berharap Kejurball Beach 2026 dapat menjadi bagian dari kesinambungan pembinaan, sekaligus memperkuat persiapan atlet menuju berbagai agenda olahraga di tingkat daerah, nasional hingga internasional,” tutup Suraji.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Ratih Kusuma, memberikan apresiasi kepada ABTI Balikpapan yang konsisten menggelar kompetisi.
Menurutnya, keberlanjutan pembinaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga prestasi atlet bola tangan Balikpapan, termasuk membuka peluang lahirnya atlet baru. “Atas nama Pemkot Balikpapan, kami memberikan apresiasi kepada ABTI Balikpapan yang secara kontinu menyelenggarakan kejuaraan,” ujar Ratih Kusuma.
Ia menyebut capaian atlet bola tangan Balikpapan tidak hanya terlihat di tingkat daerah. Sejumlah atlet juga telah mampu bersaing hingga level internasional.
Ia mengatakan kepercayaan terhadap Balikpapan juga terlihat dari rencana seleksi nasional termasuk pemusatan latihan nasional yang akan melibatkan atlet dari sejumlah daerah. Balikpapan akan menjadi salah satu lokasi kegiatan pelatihan tersebut. “Ini juga menjadi kepercayaan dari pusat kepada Kota Balikpapan. Ada atlet yang nantinya mewakili tim nasional,” katanya. (iwan)