src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Lakukan Uji Kelayakan Sebelum Jembatan Sambaliung Ditutup

Lakukan Uji Kelayakan Sebelum Jembatan Sambaliung Ditutup

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Jun 2023 15:18 523 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sebelum penutupan jembatan Sambaliung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama tim melakukan uji kelayakan dan simulasi penyeberangan LCT dari Dermaga Singkuang ke Limunjan, Sambaliung pada Rabu, 31 Mei 2023.

PJ Sekda Berau, Agus Wahyudi menyampaikan, untuk penutupan jembatan Sambaliung perlu Izin trayek yang kewenangannya dari Bupati, dan izin operasi yang dilakukan oleh Dishub.

“Sebelum ada izin operasi, turun dulu supervisi dari BPTD untuk memeriksa kelayakan yang sekarang kita, habis itu penentuan tarif walaupun gratis SK-nya tetap harus dibuat,” jelasnya pada pada Rabu, 31 Mei 2023.

PPK Perbaikan Jembatan Sambaliung, I Nyoman Suardika mengatakan, jadi nanti dari rekomendasi-rekomendasi ada catatan yang harus diperbaiki dan dilengkapi.

“Memang di tanggal 1 Juni itu target kami, namun demikian harus ada yang memenuhi persyaratan administrasi, izin gerak contohnya. Sebelum gerak harus diperiksa dulu kelengkapan safety, Itu yang harus kami penuhi,” tuturnya.

Dikatakan, proses seperti sekarang ini karena ada tim khusus yang langsung turun ke lokasi. Setelah semua persyaratan yang menjadi catatan sudah dipenuhi nanti pihak BPTD akan menyampaikan ke Pemkab.

“Karena Pemkab memiliki wewenang untuk izin operasi. Begitu izin itu keluar kami akan menutup jembatan Sambaliung. Mudah mudahan saya meleset besok ternyata sudah bisa ditutup. Malah disyukuri kalo bisa tepat. Kalau molor mohon dimaklumi karena harus ada administrasi yang dipenuhi,” bebernya.

Kasi Prasarana Jalan Sungai Danau dan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah 17 Balikpapan, Nixon Mone menyampaikan, ada empat hal yang harus dilakukan oleh Pemkab yakni, mengeluarkan izin trayek lintas sementara, izin operasi, tarif dan jadwal.

“Kalau ini tarifnya gratis maka Pemda harus umumkan sehingga masyarakat tahu dan kalau bisa berjadwal supaya memberikan kepastian kepada masyarakat supaya terpola,” ucapnya.

Disampaikan, terkait dengan pemeriksaan tadi itu hanya memastikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Pihaknya melakukan pemeriksaan alat-alat keselamatan di atas kapal dan uji coba untuk memastikan aman dan lancar.

“Untuk dermaga di Limunjan, harus diperbaiki agar kendaraan yang lewat aman dan lancar. Susunan batu harus lebih lebar dan ditambahi papan supaya lebih aman.
Serta terkait dengan penerangan karena saya dengar beroperasinya sampai malam,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, untuk instansi terkait harapannya dapat membantu mengatur pergerakan lalu lintas. Kata dia, harus ada pos pengawasan atau penjagaan untuk membantu masyarakat.

“Itu bagian dari rekomendasi. Hasil pemeriksaan ini kita akan rapatkan dengan Pemkab Berau,” tutupnya.

Penulis: Riska

LAINNYA
x