src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Korban Laka Air Ponton Sinar Mas Ditemukan

Korban Laka Air Ponton Sinar Mas Ditemukan

3 minutes reading
Thursday, 22 Jan 2026 11:39 31 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA –Peristiwa laka air Ponton Sinar Mas menjadi perhatian publik setelah tim gabungan menemukan korban penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang. Insiden laka air Ponton Sinar Mas ini terjadi di Kecamatan Telen dan melibatkan kendaraan dam truk yang terbalik saat menyeberangi sungai.

Dilansir dari RRI Kaltim, kejadian laka air Ponton Sinar Mas terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 Wita di lokasi penyeberangan Desa Rantau Panjang, Kabupaten Kutai Timur. Dalam peristiwa tersebut, sebuah dam truk dilaporkan terbalik dan tenggelam akibat kondisi kapal ponton yang tidak stabil saat beroperasi.

Sejak pagi hari, proses pencarian korban laka air Ponton Sinar Mas langsung dilakukan oleh tim gabungan. Tim ini terdiri atas personel Polairud Sangatta, BPBD Kabupaten Kutai Timur, Koramil 0909-03 Muara Wahau, Polsek Muara Wahau, Basarnas Kabupaten Berau, petugas keamanan PT Sinar Mas, serta masyarakat Desa Rantau Panjang yang turut membantu proses evakuasi.

Koordinator Basarnas Kabupaten Berau, A. Triyanto, menyampaikan bahwa pencarian korban laka air Ponton Sinar Mas dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta penyelaman pada titik yang dicurigai.

“Hasil pencarian membuahkan temuan satu korban penumpang LCT bernama Andi Agus, berusia 45 tahun, berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam, suku Bugis, dengan pekerjaan swasta dan beralamat di Penajam. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Selain menemukan korban, tim gabungan juga berhasil mengevakuasi satu unit dam truk yang tenggelam akibat laka air Ponton Sinar Mas. Kendaraan tersebut ditemukan sekitar 30 meter dari titik awal kejadian. Proses pengangkatan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan keselamatan personel, mengingat arus sungai yang cukup deras di lokasi.

Kepala Bidang BPBD Kabupaten Kutai Timur, Naim, menjelaskan bahwa proses evakuasi laka air Ponton Sinar Mas sempat dihentikan sementara pada pukul 19.00 Wita. Penghentian dilakukan karena kondisi mulai gelap dan faktor keselamatan petugas yang bekerja di lapangan.

“Menurut laporan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh faktor teknis kapal ponton yang dikombinasikan dengan cuaca dan arus sungai yang deras sehingga mengakibatkan kapal kehilangan kestabilan dan kendaraan terbalik lalu tenggelam,” katanya.

BPBD Kutai Timur menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan sarana penyeberangan pascakejadian laka air Ponton Sinar Mas. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa, mengingat aktivitas penyeberangan sungai di wilayah tersebut cukup padat dan berisiko.

Korban laka air Ponton Sinar Mas selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga di Kabupaten Penajam untuk proses pemakaman dan tindak lanjut lainnya. Sementara itu, evakuasi lanjutan terhadap kendaraan lain yang masih berada di dasar sungai direncanakan akan kembali dilakukan pada hari berikutnya, menyesuaikan situasi cuaca dan kondisi arus sungai.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x