src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Badan kapal dan barang-barang muatan berserakan di Sungai Mahakam. (ist/Polsek Muara Kaman) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kapal Motor Dahlia F3 jurusan Samarinda-Long Bangun tenggelam di perairan Sungai Mahakam kawasan Ulak Besar Rantau Hempang Kecamatan Muara Kaman, Kamis 12 Februari 2026 sore.
Spesifikasi kapal buatan tahun 2005 ini bermesin Nissan 10 Silinder dengan kapasitas muatan 30 ton, panjang 33 meter dan lebar 3,9 meter. “Kapal tenggelam diduga karena overload kapasitas penumpang dan barang,” jelas Kapolsek Muara Kaman, IPTU Gede Wijaya.
Wijaya menerangkan kapal berangkat dari Pelabuhan Samarinda menuju Long Bangun pada pukul 07.00 WITA dengan membawa muatan lebih 15 ton ditambah enam unit sepeda motor, dan penumpang sebanyak 52 orang.
Sekitar pukul 16.00 WITA, kala memasuki perairan Ulak Besar arah kapal terjadi pergeseran titik berat akibat muatan yang berlebihan. Ketidakseimbangan ini membuat kapal mengalami perputaran arah dan tidak terkendali. “Arus juga sedang deras sehingga terjadi oleng sebelah kanan. Akhirnya, air masuk ke lambung kapal dan karam,” jelasnya.
Berdasarkan manifes perjalanan, kapal mengangkut total 42 penumpang dewasa, 30 orang, anak-anak sebanyak 6 orang, dan Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 6 orang. “Fakta di lapangan penumpang sebanyak 52 orang, ada penambahan jumlah penumpang,” rincinya.
Dari kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan sebesar Rp 1,5 miliar, meliputi kerugian kapal dan mesin, barang sembako, dan motor 6 unit. Tidak ada korban jiwa karena seluruh penumpang bisa tertolong.
Penumpang yang selamat dievakuasi di rumah Camat Muara Kaman. Ada 4 orang yang harus mendapat penanganan medis karena syok dan kedinginan. “Nahkoda kapal sudah kami amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tegasnya.(Andri)