23 C
Samarinda
Thursday, February 2, 2023

Hendak Diperkosa, Anggota KOWAD Melawan Meskipun Ditodong Parang, Pelaku Ambil Ponsel

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Polres Kukar menggelar jumpa pers terkait pengembangan sementara kasus perampokan di Tenggarong yang pelakunya sama-sama residivis, Andi Abu Farmi dan Agus Rian Syahputera.

Polisi menyebut, salah satu pelaku memang berniat memerkosa korbannya.

“Sempat mengancam korban untuk buka baju dengan sebilah parang, tapi terjadi perlawanan oleh korban berinisial AA yang juga anggota KOWAD. Akhirnya, tersangka meminta korban diam dan disuruh ke kamar. Tersangka berhasil mengambil HP korban di Jalan Sedayu,” ungkap KBO Satreskrim Polres Kukar, IPTU Anton Masruri, Jumat 4 Maret 2022.

Sebelumnya, pada 25 Februari 2022 yang lalu, pukul 05.00 WITA, berduanya berjalan kaki untuk mencari rumah yang akan dijadikan target perampokan.

Akhirnya, kedua pelaku menyasar rumah korban bernama Denisa di Jalan Durian. Farmi melihat jendela bagian belakang dalam keadaan terbuka langsung masuk. Dia melihat Ponsel korban.

“Denisa sempat melihat Farmi, dan sempat diancam agar diam. Namun, Denisa berteriak. Akhirnya, suami korban terbangun dan mengejar pelaku, tapi berhasil kabur,” jelasnya.

Keduanya berhasil ditangkap pada 1 Maret 2022 yang lalu di tempat yang berbeda. Farmi ditangkap di Mangkurawang sedangkan Agus ditangkap di Jl Boegenville.

“Kedua pelaku dijerat pasal 365 dan 368 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara, ” sebut Anton mengakhiri.

Tersangka Farmi membantah apa yang disebut polisi. Dia tidak mengancam korban untuk buka baju dan berniat memerkosa anggota KOWAD. “Saya cuma mengancam saja agar korban takut, ” sebut Farmi.

“Duit hasil dari merampok, buat beli minuman keras, ” pungkasnya. (Andri)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -