src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ayam pootong. (Liputan6.com/Angga Yuniar)HEADLINEKALTIM.CO – Cara menyembelih ayam menjadi pengetahuan penting bagi umat Islam agar daging yang dikonsumsi benar-benar halal. Islam telah menetapkan aturan rinci dalam proses penyembelihan, mulai dari syarat, rukun, hingga adab, dengan tujuan menjaga kesucian makanan sekaligus memperhatikan etika terhadap hewan.
Dilansir dari Liputan6, tata cara menyembelih ayam dalam Islam mencakup penggunaan pisau tajam, membaca basmalah, membaringkan ayam menghadap kiblat, serta memutus saluran napas, saluran makan, dan dua urat leher dengan sekali gerakan cepat. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq.
Al-Qur’an Surat Al-An’am ayat 121 menegaskan larangan memakan hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah. Para ulama seperti Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ juga menjelaskan bahwa hukum menyembelih ayam sesuai syariat adalah wajib, agar dagingnya sah dan halal dikonsumsi.
Hadis riwayat Ahmad dari Rafi’ bin Khadij menyebutkan: “Apa saja yang bisa mengalirkan darah dan disebut nama Allah padanya, maka makanlah.” Hal ini menunjukkan pentingnya membaca basmalah serta menggunakan alat tajam dalam penyembelihan.
Selain itu, hadis riwayat Muslim dari Syaddad bin Aus menegaskan prinsip ihsan dalam penyembelihan: “Jika kalian menyembelih, maka perbaikilah cara menyembelih. Hendaklah seseorang menajamkan pisaunya dan menenangkan sembelihannya.”
Para ulama menyebutkan empat rukun utama penyembelihan:
Kitab Subulus Salam karya Imam Ash-Shan’ani menegaskan bahwa penyebutan nama Allah adalah syarat sah sembelihan.
Selain aspek teknis, Islam menekankan adab dalam penyembelihan:
Kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-Asqalani juga menjelaskan larangan menyiksa hewan ketika disembelih. Prinsip ihsan ini menjadi fondasi etika penyembelihan.
Dalam literatur fikih, dikenal dua metode penyembelihan:
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan aturan ini dalam fatwanya. Standar halal internasional seperti OIC/SMIIC juga mengadopsi prinsip yang sama. Penelitian dalam Journal of Halal Studies (2021) menyebutkan bahwa daging ayam yang disembelih sesuai syariat memiliki kualitas mikrobiologis lebih baik.
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya