HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA –Program Keluarga Harapan 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat setelah pemerintah mulai menyalurkan bansos PKH 2026 tahap 1 pada Januari. Bansos PKH 2026 ini menyasar keluarga kurang mampu melalui bantuan sosial terarah, dengan jadwal pencairan PKH 2026, nominal PKH 2026, dan cara cek penerima PKH 2026 yang kini sudah bisa diakses masyarakat.
Memasuki awal tahun, pemerintah mempercepat penyaluran bansos PKH 2026 agar manfaatnya segera dirasakan. Dilansir dari Metro TV News, program ini tetap menjadi salah satu bantuan sosial unggulan untuk menekan angka kemiskinan dan menjaga daya beli keluarga rentan di tengah dinamika ekonomi 2026.
Jadwal pencairan dan tahap penyalurannya
Pemerintah menginstruksikan pada 2026 ini program bantuan akan dibagi menjadi empat sepanjang tahun dengan rincian berikut.
- Tahap 1: Januari-Maret 2026 (berjalan saat ini).
- Tahap 2: April-Juni 2026.
- Tahap 3: Juli-September 2026.
- Tahap 4: Oktober-Desember 2026.
Selain jadwal, nominal PKH 2026 juga disesuaikan berdasarkan komponen penerima. Pemerintah mengelompokkan penerima bansos PKH 2026 ke dalam beberapa kategori prioritas.
- Ibu hamil mendapatkan bantuan Rp3 juta per tahun atau Rp750 ribu per tahap
- Anak usia dini 0–6 tahun juga menerima Rp3 juta per tahun atau Rp750 ribu per tahap
- Anak sekolah jenjang SD memperoleh Rp900 ribu per tahun atau Rp225 ribu per tahap
- Anak Sekolah SMP Rp1,5 juta per tahun atau Rp375 ribu per tahap
- Anak Sekolah SMA Rp2 juta per tahun atau Rp 500 ribu per tahap
- Untuk penyandang disabilitas berat serta lanjut usia di atas 60 tahun, bantuan diberikan sebesar Rp2,4 juta per tahun atau Rp600 ribu per tahap.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerima, cara cek penerima PKH 2026 dapat dilakukan melalui kanal resmi Kementerian Sosial. Pengecekan ini penting agar penerima bansos PKH 2026 mengetahui jenis bantuan dan periode pencairan yang akan diterima.
1. Websiteresmi Kemensos
- Buka laman: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi lengkap data wilayah domisili (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan).
- Masukkan nama lengkap penerima persis sesuai KTP.
- Ketik kode captchayang muncul, lalu klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan hasil, termasuk status, jenis bantuan, dan periode pencairan jika nama terdaftar.
2. Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store atau App Store.
- Lakukan registrasi untuk pengguna baru dengan memasukkan NIK dan melakukan swafoto dengan KTP.
- Setelah akun aktif, login dan pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP, lalu klik “Cari Data”.