src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kendaraan yang dipakai pelaku pencurian buah pisang petani. (ist) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Petani pisang di Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong kini bisa bernafas lega setelah beberapa hari belakangan kehilangan buah pisang. Kebun pisang mereka “dipanen” pencuri.
“Berkat kesigapan warga, akhirnya pencuri pisang bisa ditangkap warga RT.07 kemarin (Kamis,Red), pukul 21.15 WITA,” terang Lurah Maluhu, Tri Kuncoro, Jumat 24 Maret 2023.
Tertangkapnya tujuh anak muda tersebut saat hendak mengambil buah pisang milik salah satu warga bernama Cemet. Adapun buah pisang tersebut sempat ditebas dari tandan.
Namun, kali ini mereka ketahuan warga. Petani menyerahkan pelaku pencurian pisang tersebut ke Polsek Tenggarong pada pukul 23.40 Wita.
“Satu orang berhasil kabur. Para pelaku mencuri dengan membawa motor Viar roda 3,” sebutnya.
Lurah Tri mengucapkan terima kasih atas kesigapan serta kerjasamanya seluruh stakeholder dalam penanganan kejadian tersebut.
Dia juga mengimbau seluruh warga agar selalu meningkatkan kewaspadaannya selama bulan Ramadhan ini termasuk antisipasi bahaya kebakaran.
“Semoga kami mudah untuk mewujudkan Kelurahan Maluhu yang ADEM (Aman,Damai,Enak,Mandiri ),” pungkasnya.
Kapolsek Tenggarong, AKP Purwo Asmadi membenarkan menerima pelaku pencurian pisang dari warga Maluhu.
“Setelah dilakukan pembinaan dan pemanggilan orang tua masing-masing, pelaku kita pulangkan bersama orang tuanya,” sebut Kapolsek.
Salah satu warga Maluhu yang buah pisangnya sempat dicuri di RT.5, Nur, merasa senang atas tertangkapnya pelaku pencurian pisang. Kasus pencurian pisang di Maluhu sudah berlangsung lama. Pelaku melancarkan aksinya di malam hari.
“Saya kecurian tiga tandan pisang besar, rencananya dua hari lagi mau dipanen, namun sudah hilang. Berdasarkan laporan warga, pencurian dilakukan secara individu dan kelompok,” ungkapnya.(#)
Penulis: Andri