src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 360 Jamaah Kloter 1 Asal Balikpapan Pulang Utuh, Sujud Syukur Iringi Kepulangan dari Tanah Suci

360 Jamaah Kloter 1 Asal Balikpapan Pulang Utuh, Sujud Syukur Iringi Kepulangan dari Tanah Suci

2 minutes reading
Tuesday, 17 Jun 2025 09:51 197 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Senin malam (16/6/2025). Sebanyak 360 jamaah haji asal Kota Balikpapan yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Balikpapan tiba dengan selamat dari Tanah Suci.

Mendarat tepat pukul 23.05 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo nomor penerbangan GIA 44101, para jamaah disambut dengan hangat oleh panitia haji dan kerabat yang sudah menanti sejak sore.

“Alhamdulillah, berangkat 360 orang, dan pulang pun 360 orang, lengkap. Kami sangat bersyukur,” ujar Saleh, Kepala Bidang Keberangkatan dan Penerimaan Haji Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Timur, kepada awak media.

Setelah turun dari pesawat, beberapa jamaah terlihat langsung bersujud di landasan pacu. Tindakan ini sebagai bentuk rasa syukur yang mendalam karena berhasil menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dengan selamat.

Penyambutan juga dilakukan dengan pengalungan syal kepada sejumlah jamaah, sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang kembali ke Tanah Air.

Menurut Saleh, seluruh jamaah Kloter 1 tiba dalam kondisi sehat dan stabil, meski beberapa lansia terlihat menggunakan kursi roda karena faktor usia.

“Tidak ada laporan gangguan kesehatan selama perjalanan. Lansia yang menggunakan kursi roda tetap dalam kondisi prima dan dapat mengikuti proses pemulangan dengan lancar,” tambahnya.

Para jamaah yang menggunakan kursi roda diturunkan paling akhir dari pesawat dan langsung diarahkan ke bus yang telah disiapkan untuk menuju Asrama Haji Balikpapan.

Setibanya di Asrama Haji Kota Balikpapan, para jamaah menjalani proses administrasi, termasuk pengambilan paspor, jam tangan, dan koper besar.

“Setelah semua berkas dan barang diterima, jamaah bisa langsung pulang ke rumah masing-masing dan berkumpul dengan keluarga,” jelas Saleh.

Salah satu jamaah, Rina Nukriana (58), warga Sepinggan, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Bersama sang suami, ia mengaku berhasil menjalani ibadah haji tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, setiap orang memang punya ujiannya masing-masing. Tapi saya sangat bersyukur karena bisa melaluinya dengan pertolongan Allah SWT,” ucapnya.

Ia mengungkapkan tantangan terbesar selama berada di Makkah adalah cuaca ekstrem, yang bisa mencapai suhu hingga 50 derajat Celsius.

“Masya Allah, panas sekali. Tapi saya selalu berdoa, ‘Ya Allah, jauhkan kami dari api neraka,’ agar bisa kuat. Kalau kita mengeluh, panasnya malah terasa terus,” katanya.

Artikel Asli baca di antaranews.com

 

“>Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x