src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Kantor Kemenag Kukar, Nasrun.(foto: Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rencana kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023 yang diusulkan Kemenag RI menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kantor Kemenag Kukar akan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar wacana tersebut jelas.
“Meski baru rencana kenaikan, belum disetujui DPR RI, tapi tetap heboh di publik. Makanya kami akan sosialisasikan ke masyarakat,” sebut Kepala Kantor Kemenag Kukar, Nasrun, kepada Headlinekaltim.co di ruang kerjanya, Rabu 1 Februari 2023.
Mantan Kepala Kantor Kemenag Kutai Timur ini menjelaskan, kenaikan biaya haji dari Rp 39,8 juta menjadi Rp 69,1 juta dinilai sangat wajar karena ada beberapa komponen yang harus disesuaikan. Seperti untuk penerbangan pesawat khusus jamaah haji, itu dengan sistem carter ke maskapai. Bukan bergabung dengan penumpang umum.
“Kalau kita naik taksi umum ke Balikpapan harga memang lebih murah, tapi kalau carter pasti lebih mahal,” sebutnya.
Belum lagi biaya penginapan, transportasi dan konsumsi itu juga alami penyesuaian karena lamanya perjalanan haji hingga kembali ke tanah air selama 40 hari, jika dibandingkan dengan umrah yang hanya sekitar 2 minggu saja, biayanya sekitar Rp 40 juta.
Belum lagi, ada pendamping haji ini juga akan alami penyesuaian.
“Yang harus dipikirkan pemerintah, biaya subsidi haji jangan diperbesar karena secara syariah, menjalankan ibadah haji bagi yang mampu, baik secara finansial dan fisik,” ucapnya.
Dia menjamin kuota haji Kukar tetap terpenuhi jika usulan kenaikan perjalanan ibadah benar-benar naik menjadi Rp 69,1 juta.
“Saya sudah sampaikan ke calon jamaah haji Kukar sejak lama, kemungkinan ada kenaikan BPIH dengan kisaran 70 persen. Jadi harus dipersiapkan biaya tambahan,” jelasnya.
Salah satu warga Tenggarong, Siti mengatakan salah satu keluarganya akan berangkat haji tahun ini. Dia berharap tidak ada kenaikan BPIH.
“Kasihan keluarga saya, jika ada kenaikan BPIH sedangkan daftar tunggu sudah lama, ” harapnya. (Andri)