src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sekretaris Disdikbud Kukar Maria Ester, saat menghadiri HUT ke-15 SMPN 6 Tenggarong.(foto: Andri/Headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Maria Ester menghadiri HUT SMPN 6 Tenggarong yang ke-15 pada Kamis 22 Februari 2024.
“Sekolah ini sudah berumur 15 tahun, kita anggap ini masa remaja, semoga semakin inovatif. Kemajuan sekolah bukan hanya dari Kepsek dan guru saja, tapi harus ada keterlibatan komite sekolah,” sebutnya.
Selain itu, pihak sekolah harus berkolaborasi dengan lingkungan sekitar seperti Pemdes atau Pusban Rapak Lambur yang kebetulan bersebelahan dengan sekolah.
Manajemen sekolah harus bangga dengan hadirnya SMPN 6 Tenggarong yang masuk Desa Rapak Lambur. Sebab, belum tentu satu desa ada satuan pendidikan. “Jenjang SMP aman, tapi saat masuk jenjang SMA ada yang putus sekolah, dengan berbagai sebab. Kita harus tangani bersama. Ingati pesan orang tua dan guru sangat bermamfaat di kemudian hari,” sebut Maria.
Kepala SMPN 6 Tenggarong James Marpaung menyebut, memasuki usia ke-15 tahun, manajemen akan terus berbenah. Saat ini, sekolah memiliki 11 guru dengan 80 murid.
“Bantuan juga terus mengalir ke sekolah dari Disdikbud Kukar, ini menunjukan, kita diperhatikan pemerintah,” katanya.
Dalam urusan prestasi, SMPN 6 Tenggarong sudah menuai prestasi baik murid dan gurunya. Seperti Wakil Kepala Sekolah yang lulus sebagai pengajar praktek guru penggerak tingkat nasional.
“Semoga ke depannya, semakin meningkat mutu siswa dan guru. Dan bisa miliki UKS, Perpustakaan dan mencapai Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten,” pungkasnya.(Andri)