src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pemakaman Almarhum Ali dan Husen, korban kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya.(Sumber : istimewa/Suriadi)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Korban luka bakar di Jalan Kartini Gang Karya Tenggarong, Hamri Noor, yang berusaha menyelamatkan kedua anaknya harus menjalani tindakan operasi berat di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. Hamri kini sedang dirawat di ruang intensive care unit (ICU) rumah sakit milik Pemkab Kukar.
”Korban alami luka bakar sebanyak 70 persen, jadi akan dioperasi sekitar siang ini juga, “sebut Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Rabu 14 Oktober 2026.
Bupati Aulia mengucapkan belasungkawa. Sebab, Hamri bukan hanya alami luka bakar yang parah, tapi dia juga kehilangan kedua nyawa anaknya yang masih berusia 3 dan 7 tahun. Kedua bocah tewas terbakar saat rumah keluarga kecil ini menjadi titik awal musibah kebakaran. ”Kami sedih atas kejadian tersebut. Semoga keluarga tetap bersabar menghadapi ujian ini,” katanya.
Bupati Aulia berpesan kepada warga untuk ekstra hati-hati dan waspada saat musim kemarau saat ini. Jika sedang memasak, maka jangan ditinggalkan kompor sebelum dipadamkan. Begitu juga peralatan atau sambungan listrik, pastikan tidak aktif saat meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama.
Saat ini, jenazah anak Hamri Noor, Ali yang berusia 7 tahun dan Husen yang berusia 3 tahun sudah dikuburkan dalam satu liang
Hamri Noor sering disapa ustaz oleh warga. Dia aktif mengajar di Pondok Pesantren Karya Pembangunan(PPKP) Ribathul Khail Timbau Tenggarong.(Andri)