src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Operasi Sarang Narkoba di Bontang, 5 Perempuan Positif Sabu Usai Tes Urine

Operasi Sarang Narkoba di Bontang, 5 Perempuan Positif Sabu Usai Tes Urine

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Okt 2026 13:39 23 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, BONTANG – Operasi Sarang Narkoba di Bontang kembali digelar untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Dalam operasi yang menyasar tempat hiburan malam di kompleks Prakla, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, lima perempuan dinyatakan positif menggunakan sabu setelah menjalani tes urine, Sabtu malam (10/10/2026).

Dilansir dari situs resmi Polres Bontang, Minggu (11/10/2026), Operasi Sarang Narkoba Tahun 2026 berlangsung mulai pukul 22.30 WITA hingga Minggu dini hari pukul 02.00 WITA. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, yakni Satresnarkoba, Satintelkam, Sat Samapta, Si Propam Polres Bontang, BNN Kota Bontang, Kesbangpol, Subdenpom, serta Satpol PP Kota Bontang.

Dalam Operasi Sarang Narkoba tersebut, petugas gabungan melakukan patroli dan pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam. Petugas juga memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika serta berkoordinasi dengan pemilik kafe dan pengunjung untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Hasil pemeriksaan menunjukkan lima perempuan positif menggunakan narkotika jenis sabu berdasarkan tes urine. Mereka terdiri atas empat perempuan yang bekerja sebagai pelayan kafe dan seorang perempuan yang berstatus sebagai pengunjung.

Menindaklanjuti hasil tersebut, petugas berkoordinasi dengan BNN Kota Bontang untuk melakukan asesmen terhadap pengunjung yang dinyatakan positif. Langkah ini diperlukan guna menentukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolres Bontang melalui Kasat Resnarkoba AKP Larto menegaskan, Operasi Sarang Narkoba merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika, terutama di lokasi yang menjadi sasaran pengawasan.

“Operasi ini bukan hanya untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini. Kami mengajak masyarakat, pengelola tempat hiburan, dan seluruh pihak untuk bersama – sama melawan penyalahgunaan serta peredaran narkoba. Informasi dari masyarakat sangat penting agar potensi peredaran narkotika dapat segera ditindaklanjuti”.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan pengelola tempat hiburan sangat diperlukan untuk membantu mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkotika. Informasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan bagi petugas untuk menindaklanjuti potensi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Melalui Operasi Sarang Narkoba, aparat gabungan berharap pengawasan dan edukasi terkait bahaya narkotika dapat terus diperkuat. Kerja sama lintas instansi, deteksi dini, serta partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya melindungi warga Bontang dari dampak penyalahgunaan narkoba.

LAINNYA
x