src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Masjid Negara IKN Siap Digunakan Perdana untuk Ramadan 2026

Masjid Negara IKN Siap Digunakan Perdana untuk Ramadan 2026

2 minutes reading
Friday, 13 Feb 2026 12:35 6 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Masjid Negara IKN resmi difungsikan perdana pada Ramadan 2026 dan menjadi tonggak sejarah spiritual di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pengoperasian Masjid Negara IKN ini menandai kesiapan sarana ibadah di kawasan inti ibu kota baru, sekaligus memperkuat syiar Ramadan 1447 H. Kehadiran Menteri Agama RI untuk salat tarawih di Masjid Negara IKN semakin menegaskan momentum penting Ramadan 2026 di IKN.

Dilansir dari RRI Sendawar, kepastian penggunaan Masjid Negara IKN pada Ramadan 2026 disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i saat meninjau langsung kesiapan fasilitas ibadah dan infrastruktur pendukung di kawasan inti IKN, Kamis, 12 Februari 2026. Kunjungan tersebut diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah.

Dalam peninjauan itu, Wamenag memastikan Masjid Negara IKN telah siap digunakan secara fungsional untuk menampung jemaah selama bulan puasa. Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Agama dijadwalkan hadir untuk mengisi tausiyah pada malam kedua tarawih Ramadan 2026.

“Masjid Negara IKN sudah siap digunakan secara fungsional. Bahkan, Menteri Agama RI dijadwalkan hadir untuk mengisi tausiyah pada salat Tarawih malam kedua Ramadan sebagai bentuk penguatan syiar di ibu kota baru,” kata Wamenag.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menambahkan bahwa pihaknya tengah mempercepat penyempurnaan detail interior guna memastikan kenyamanan jemaah selama Ramadan 2026 di Masjid Negara IKN.

“Saat ini kami memastikan kelengkapan fasilitas pendukung di dalamnya agar pelaksanaan ibadah selama satu bulan penuh nanti berjalan lancar dan khidmat,” ucap Bimo.

Selain meninjau Masjid Negara IKN, Wamenag juga melihat langsung progres pembangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius yang diproyeksikan menjadi basilika. Rumah ibadah umat Katolik tersebut kini memasuki tahap akhir konstruksi dan bersiap pada tahap pengisian interior.

Wamenag menegaskan bahwa kawasan rumah ibadah di IKN dirancang sebagai simbol kebhinekaan. Ke depan, fasilitas ibadah bagi umat Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu akan dibangun berdampingan di area tersebut. Konsep ini diharapkan menjadi representasi nyata toleransi dan harmoni beragama di jantung Nusantara.

Untuk menyemarakkan Ramadan 2026, Otorita IKN juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung di sekitar Masjid Negara IKN. Di antaranya Bazar Ramadan yang mewadahi pelaku ekonomi kreatif dan kebutuhan konsumsi warga, Safari Ramadan, pengajian bersama, serta berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dan pekerja di IKN.

Ramadan 2026 menjadi momen penting bagi IKN, bukan hanya karena Masjid Negara IKN digunakan untuk pertama kalinya, tetapi juga sebagai simbol penguatan nilai persatuan, kebangsaan, dan toleransi di kota masa depan Indonesia.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x