src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ketua DPRD Kukar dan Rektor Unikarta Disergap Bau Limbah Bulu Ayam di Bangunan Kampus Tenggarong Seberang 

Ketua DPRD Kukar dan Rektor Unikarta Disergap Bau Limbah Bulu Ayam di Bangunan Kampus Tenggarong Seberang 

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Okt 2026 21:36 65 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani bersama Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Prof. Ince Raden dan Ketua Yayasan Kutai Kartanegara (YKK) Surya Agus Setiawan meninjau langsung bangunan kampus Unikarta di Tenggarong Seberang, Selasa 13 Oktober 2026.

Kunjungan itu berlangsung singkat karena suasana tidak kondusif. Lantai bangunan dipenuhi limbah bulu ayam potong dan limbah lainnya. Seluruh rombongan harus memakai masker akibat aroma busuk yang menyengat. “Pokoknya harus dipercepat, pelimpahan aset milik Pemkab ini ke YKK selaku pengelola Unikarta,” tegas Yani.

Persoalan pelimpahan aset Pemkab tersebut terkesan rumit karena kewenangan pengelolaan perguruan tinggi (PT) bukan berada di daerah. Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak berwenang melanjutkan pembangunan ataupun merawat gedung.

“Kewenangan kami di Dinas PU tidak ada untuk melanjutkan karena kewenangan kami hanya untuk kantor pelayanan publik milik pemerintah,” kata Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU Kukar Jamil saat rapat dengar pendapat (RDP) soal hibah aset kemarin.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar Pujianto memastikan bahwa kewenangan dinasnya tidak mencakup pengurusan PT. Oleh karena itu, pihaknya belum bisa berbuat banyak terkait gedung tersebut. “Kewenangan kami di tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP. Kami akan koordinasikan lagi ke pimpinan,” jelasnya.

Rektor Unikarta Prof. Ince Raden juga merasa terbebani karena hibah aset Pemkab kepada Unikarta berlarut-larut tanpa kejelasan. Aset tersebut berada di Jalan Gunung Kombeng dan Tenggarong Seberang. Usia Unikarta sudah 42 tahun dan berbagai upaya telah dilakukan agar Pemkab dapat menghibahkan aset itu. “Dahulu, siapa pun bupati Kukar, dia menjabat Rektor Unikarta. Rektor terakhir dari kalangan bupati adalah Syaukani HR,” jelasnya.

Ince meyakini berbagai persyaratan sebagai penerima hibah dari pemerintah telah dilengkapi. Apabila ada kekurangan, pihaknya siap melengkapinya. Unikarta juga telah menorehkan berbagai prestasi, seperti meraih akreditasi Baik Sekali, dan salah satu program studi (prodi) meraih akreditasi Unggul. “Jika kampus Unikarta ada di Tenggarong Seberang, bisa saja orang Samarinda berkuliah di Unikarta,” tegas Ince. (Andri)

LAINNYA
x