src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Frans Lewi Desak Eksekusi Usulan Prioritas Kampung

Frans Lewi Desak Eksekusi Usulan Prioritas Kampung

2 minutes reading
Wednesday, 25 Feb 2026 18:02 1 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi meminta agar usulan yang disampaikan kepala kampung tak lagi sekadar menjadi daftar panjang di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Aspirasi yang disampaikan berulang kali harus benar-benar diakomodir.

Menurutnya, persoalan klasik yang terus berulang saat reses adalah keluhan kepala kampung dan masyarakat tentang usulan prioritas yang sudah berkali-kali dibahas, namun belum juga terealisasi. “Saat kami turun reses, pertanyaan yang selalu muncul adalah ini sudah kami sampaikan beberapa kali di Musrenbang, tapi kenapa belum juga direalisasikan. Ini yang harus kita jawab bersama,” ujarnya.

Frans menilai, perencanaan pembangunan seharusnya tidak berhenti pada tahapan administrasi. Musrenbang mestinya menjadi ruang serius untuk menyaring kebutuhan riil di kampung, sehingga fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai dengan kondisi dan prioritas masing-masing wilayah.

Ia berharap pada tahun anggaran 2027 mendatang, usulan prioritas yang telah disepakati dapat benar-benar terjawab. Menurutnya, kepastian realisasi program sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses perencanaan yang selama ini dijalankan pemerintah daerah.

“Kalau kita sudah sepakat itu prioritas, maka harus ada komitmen untuk menuntaskannya. Jangan sampai masyarakat merasa hanya didengar, tapi tidak ditindaklanjuti,” tegasnya.

Kata dia, program pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Sinkronisasi antara aspirasi kampung dan kemampuan anggaran menjadi kunci agar tidak terjadi kesenjangan antara rencana dan realisasi.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka antara eksekutif dan legislatif dalam menentukan skala prioritas. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, penajaman program harus dilakukan secara selektif, namun tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menegaskan, DPRD Berau akan terus mengawal agar setiap usulan prioritas yang telah masuk dalam perencanaan tidak hilang di tengah proses penganggaran. “Kami tidak ingin Musrenbang hanya menjadi agenda tahunan tanpa hasil. Tahun 2027 harus menjadi momentum pembuktian bahwa aspirasi kampung benar-benar diwujudkan,” pungkasnya. (Adv16/Riska)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x