src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi. Selain buat bumbu, ketumbar juga punya khasiat kesehatan. (iStockphoto/alexxx1981)HEADLINEKALTIM.CO –Minuman herbal alami kini semakin populer sebagai alternatif pendukung gaya hidup sehat. Banyak orang mencari tahu air rebusan ketumbar untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan ringan hingga menjaga kebugaran tubuh secara alami.
Dilansir dari CNN Indonesia, ketumbar yang berasal dari tanaman Coriandrum sativum tidak hanya berfungsi sebagai bumbu dapur. Biji ketumbar diketahui mengandung antioksidan tinggi yang berperan menangkal radikal bebas, sehingga air rebusan ketumbar kerap dimanfaatkan sebagai minuman herbal penunjang kesehatan.
Ketumbar masih satu keluarga dengan wortel dan seledri. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah bijinya, yang kaya senyawa aktif. Saat direbus, kandungan tersebut larut ke dalam air sehingga air rebusan ketumbar dipercaya memiliki beragam khasiat bagi tubuh.
Berikut sejumlah manfaat air rebusan ketumbar yang banyak dibahas dalam berbagai sumber kesehatan:
Bagi yang sering mengalami perut kembung atau pencernaan terasa lambat, air rebusan ketumbar disebut dapat membantu melancarkan sistem cerna. Mengutip Times of India, biji ketumbar mampu merangsang produksi enzim pencernaan sehingga proses pengolahan makanan menjadi lebih optimal. Karena itu, air rebusan ketumbar sering dijadikan solusi alami untuk gangguan cerna ringan.
Kandungan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi dalam air rebusan ketumbar dinilai bermanfaat untuk kesehatan kulit. Konsumsi rutin dipercaya dapat membantu meredakan kemerahan, mengurangi jerawat, serta membuat kulit tampak lebih cerah dan segar.
Beberapa penelitian menunjukkan potensi biji ketumbar dalam membantu mengatur kadar gula darah. Mengutip Healthline, studi pada hewan menemukan bahwa senyawa dalam ketumbar dapat meningkatkan aktivitas enzim yang berperan menurunkan gula darah. Meski demikian, manfaat air rebusan ketumbar untuk penderita diabetes masih membutuhkan penelitian lanjutan pada manusia.
Kandungan antioksidan dalam air rebusan ketumbar diyakini dapat membantu memperkuat sistem imun. Senyawa seperti quercetin dan tocopherols juga kerap dikaitkan dengan sifat antikanker, meski klaim tersebut masih memerlukan pembuktian ilmiah lebih lanjut.
Beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak ketumbar memiliki efek diuretik, yakni membantu tubuh membuang kelebihan natrium dan cairan. Efek ini berpotensi membuat tekanan darah lebih stabil. Oleh karena itu, air rebusan ketumbar sering dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung.
Penelitian lain mengungkapkan potensi ketumbar dalam menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL. Dengan demikian, konsumsi air rebusan ketumbar diyakini dapat membantu menjaga keseimbangan lemak darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Secara umum, air rebusan ketumbar banyak dimanfaatkan sebagai minuman herbal pendukung kesehatan, mulai dari pencernaan, kulit, hingga jantung. Kombinasi senyawa aktif di dalamnya membuat minuman ini digemari oleh pecinta pengobatan alami.
Meski memiliki banyak potensi manfaat, konsumsi air rebusan ketumbar tetap perlu dilakukan dengan bijak. Herbal bukan pengganti pengobatan medis, terutama bagi penderita penyakit kronis atau yang sedang menjalani terapi tertentu.
Untuk keamanan, sebaiknya konsultasikan penggunaan air rebusan ketumbar dengan dokter atau tenaga kesehatan agar sesuai dengan kondisi tubuh dan tidak menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.