Beranda BERITA Remaja Akui Disetubuhi Pacarnya, Ortu Curiga Bekas Kemerahan di Leher

Remaja Akui Disetubuhi Pacarnya, Ortu Curiga Bekas Kemerahan di Leher

Iptu Teguh Wibowo. (foto: Riski/headlinekaltim.co)

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Samarinda menangkap remaja pria berusia 17 tahun pada hari Minggu, 17 Januari 2021, sekitar pukul 16.00 WITA di sebuah mal di Kota Samarinda. Dia disangka menyetubuhi  pacarnya yang baru berusia 15 tahun.

Kedua anak yang masih di bawah umur ini berhubungan badan di salah satu rumah teman pelaku di bilangan Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda. Persetubuhan keduanya terungkap pada tanggal 7 Agustus 2020. Saat itu, ayah korban diberitahu oleh sang Ibu soal tanda kemerahan di leher anaknya.

Setelah dipaksa, korban mengaku telah melakukan hubungan badan dengan kekasihnya. Ayah remaja putri ini tidak terima dan melaporkan perbuatan pacar anaknya ke Unit PPA Polresta Samarinda.

“Orang tua korban melapor kepada kami bahwa anaknya jadi korban persetubuhan badan di bawah umur pada tanggal 24 September 2020,” ungkap Kanit PPA Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo, saat ditemui di Makopolresta Samarinda, Kamis 21 Januari 2021.

Advertisement

“Pelaku sudah tahu bahwa dirinya telah dilaporkan ke polisi, dan berusaha melarikan diri. Dia dapat kami amankan pada tanggal 17 Januari 2021,” sambungnya.

Teguh menjelaskan, pelaku dan korban sudah menjalani hubungan asmara sejak April 2020. Mereka baru pertama kali melakukan hubungan badan pada Agustus 2020. “Si pelaku mengaku sudah 4 bulan menjalani hubungan pacaran, dan hanya sekali berhubungan badan,” jelasnya.

Baca Juga  Usai Penutupan Sepekan Masih Bandel, Izin Kafe dan Resto Bisa Dicabut

Baik pelaku dan korban masih di bawah umur sehingga polisi tidak bisa menjerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Pelaku dikenai wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis.

Penulis: Riski

Editor: MH Amal

Komentar