30 C
Samarinda
Monday, April 15, 2024

Polda Sita 31,9 Kg Sabu Jaringan Internasional, Bekuk Warga Samarinda dan Dua WNA

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN-Upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 31,9 kilogram milik jaringan internasional berhasil digagalkan jajaran Ditreskoba Polda Kaltim. Barang bukti turut disita berupa uang hasil transaksi senilai Rp.1.045.000.000,- dan 3.000 ringgit Malaysia.

Selain barang bukti sabu dan uang tunai, polisi juga meringkus tiga tersangka. Dua tersangka inisial S dan P asal Malaysia, dan seorang warga Samarinda.

Pengungkapan kasus ini di Pontianak, Kalimantan Barat yang merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang diungkap di Kota Samarinda.

Modus penyelundupan sabu-sabu oleh pelaku yakni dengan cara mengemas sabu dalam bungkus berwarna coklat produk kopi. “Jaringan ini dari negara tetangga. Kita mengamankan tiga tersangka. Barang bukti ada kurang lebih 31,9 kilogram,” kata Kapolda Kaltim, Irjen Pol Nanang Avianto.

Irjen Nanang meminta masyarakat untuk melaporkan apabila ada hal mencurigakan dan akan ditindaklanjuti secara serius. “Ini tentunya sangat memperihatinkan. Peredaran narkoba jenis sabu ini masih terjadi di wilayah Kaltim. Ini semua jaringan dari negara tetanga. Mari kita bekerjasama untuk memberantasan segala jenis narkoba yang diduga terus beredar di Kaltim,” ungkapnya.

Irjen Nanang menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus mengungkap peredaran narkoba dan penegakan hukum secara tegas. “Kalau perlu tegas tindakan terukur kepada para bandar-bandar ini,” tegasnya.

Irjen Nanang mengaku tidak main-main terhadap pelaku termasuk bandar narkoba yang melakukan upaya penyalahgunaan narkoba khusus nya di wilayah Kaltim.

“Ini barang-barang yang sangat membahayakan. Tidak hanya generasi muda, tapi keseluruhan yang mudah tergoda akhirnya mempergunakan yang akhirnya ini tidak bagus buat masa depan negara,” tutupnya. (Iwan)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU