22.6 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

DPMPTSP Samarinda Terbitkan Izin Operasional, Senin Depan RSI Resmi Beroperasi

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Akhirnya izin operasional Rumah Sakit Islam (RSI) terbit hari ini, Rabu 24 Februari 2021. Izin tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Izin operasional RSI akan berlangsung selama 5 tahun, yaitu mulai dari tanggal 24 Februari 2021 hingga 24 Februari 2026.

Dihubungi headlinekaltim.co, Direktur Rumah Sakit Islam dr Didik Santoso mengaku kaget menerima informasi tersebut dari pihak Pemerintah Provinsi Kaltim.

Ia memperkirakan izin terbit operasional RSI akan terbit setelah 14 hari visitasi. Namun yang terjadi, izin operasional lebih cepat terbit. Untuk itu ia mengaku sangat berterimakasih atas kerjasama dan perhatian yang diberikan kepada RSI.

“Benar, saya juga di forward. Saya juga kaget. Seperti mimpi. Perkiraan kami, izin terbit 14 hari setelah visitasi,” ucapnya bahagia, saat dihubungi Rabu sore.

Namun demikian, ia mengaku masih harus memastikan terlebih dahulu kesiapan Rumah Sakit sebelum dibukanya layanan kesehatan. Termasuk dengan pengurusan dokumen surat perjanjian kerja dengan seluruh karyawan.

“Kami perlu memastikan lagi bahwa semua sistem kami siap. Kami perlu membuat surat perjanjian kerja dengan semua karyawan dan tenaga kesehatan yang akan bekerja. Bismillah, perkiraan kami, Senin depan kami dapat melayani pasien,” katanya.

Didik Santoso juga mengharapkan dukungan semua pihak, untuk terlaksananya pengoperasian layanan kesehatan di RSI.

“Ini yang saya sampaikan ke teman-teman karyawan RSI tadi pagi. Bahwa tentang hasil visitasi kemarin, Alhamdulillah dengan pertolongan dan Rahmat Allah dan dengan bantuan serta kerja keras yang luar biasa, bahwa tim visitasi menuju perubahan yang ada pada RSI. Menurut mereka jauh lebih bersih, lebih rapi dan lebih siap. Saya ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi dan kontribusinya untuk RSI,” tutur Didik Santoso.

Terpisah, Asisten I Pemprov Kaltim HM Jauhar Effendi menyebut, saat ini “bola” ada di tangan Yayasan Rumah Sakit Islam dan jajaran Direksi RSI. Pemprov Kaltim berharap RSI segera dapat bekerja dan dapat melayani masyarakat.

“Sekarang bola ada di tangan Yayasan RSI dan jajaran Direksi RSI. Pemprov Kaltim berharap, semoga pihak YARSI dan Direksi RSI segera bekerja dan melayani masyarakat. Hal ini dikarenakan, harapan masyarakat sangat tinggi terhadap dibukanya kembali RSI,” ucapnya dihubungi headlinekaltim.co Rabu sore.

“Banyak dampak positifnya dengan dibukanya kembali RSI, di tengah terbatasnya fasilitas rumah sakit yang disiapkan pemerintah. Segera lakukan kerjasama operasional (KSO) dengan RSDJ Atma Husada Mahakam, terutama terkait dengan fasilitas laundry dan instalasi gizi,” pesan HM Jauhar Effendi.

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar