27.5 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Anwar: Sebelum Ada Keputusan, Siswa SMAN 10 Belum Pindah

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Anwar Sanusi meminta persoalan antara SMAN 10 dengan Yayasan Melati Kaltim tak dibesar-besarkan.

“Jangan dibikin kalimat ‘perseteruan’. Tidak ada. Soal disposisi, itu tadi kesepakatan kita, menunggu Pak Gubernur. Nanti pak Asisten, BPKAD, Bagian Hukum ketemu Pak Gub. Keputusannya ada di Pak Gub,” tegasnya.

Dia mengatakan, selama belum ada keputusan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terkait pemindahan SMAN 10, maka siswa masih tetap bersekolah di kampus A. Pada tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang,  gedung SMAN 10 yang berada di kampus B Jalan Perjuangan juga akan tetap difungsikan.

“Masih sekolah di sana (kampus A). PPDB di SMAN 10 tidak ada perubahan, itu intinya. Penerimaan siswa baru tidak ada perubahan, seperti yang ada di Juklak dan Juknis. Untuk  gedung di Perjuangan kan sudah difungsikan. Yang sudah dibangun, dipakai. Yang belum dibangun, diusulkan dibangun. Target rampung tahun ini,” terangnya.

Disinggung mengenai rencana pengembangan gedung SMAN 10 yang lebih representatif, dia mengakui masih banyak kekurangan. Jadi, jika ada alokasi dana, maka ada sekolah-sekolah yang memang diprioritaskan untuk dibangun lebih dulu.

“Yang jelas kita di provinsi masih banyak kekurangan gedung SMA. Ada SMA 14, SMA 16, SMA 17 belum punya gedung. Maka utamakan dulu dari yang lain, kalau sudah selesai, baru mengembangkan yang lain,” katanya.

Terkait dengan usulan pihak komite SMAN 10 yang meminta untuk dipindahkan ke Education Center, menurut dia, tidak masalah. Namun, tetap menunggu keputusan Gubernur Kaltim.

“Wacana boleh saja, mau di mana saja, boleh. Tapi saat ini belum ada info lebih lanjut. Kita tunggu Pak Gub,” ujarnya.

Ditanyakan upaya Disdikbud Kaltim mengembalikan kejayaan SMAN 10 menjadi sekolah unggulan, Anwar menegaskan tidak ada lagi istilah SMA unggulan.

“Tidak ada istilah unggulan, sekarang semua dibuat sekolah itu sama. Ada program untuk menyamaratakan mutu pendidikan di Kaltim,” imbuhnya.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar