Beranda BUMI ETAM Angka Kesembuhan COVID-19 di Kaltim Terus Meningkat

Angka Kesembuhan COVID-19 di Kaltim Terus Meningkat

Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemprov Kaltim melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19terus berupaya meningkatkan angka kesembuhan (recovery rate) melalui peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit rujukan yang menjadi pusat karantina pasien COVID-19.

“Dari hari ke hari recovery rate kita terus meningkat, saat ini berada pada angka 74,9 persen,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, Minggu 25 Oktober 2020.

Perkembangan terakhir hingga Senin 26 Oktober 2020, jumlah terkonfirmasi positif bertambah 106 kasus atau total menjadi 13.225 kasus.

Advertisement

Jumlah pasien sembuh 9.959 kasus (bertambah 127 kasus). Meninggal dunia 461 kasus (bertambah 2 kasus) dan masih di rawat 2.805 kasus.

“Sedangkan fatality rate perlahan juga ikut menurun, yakni pada angka 3,4 persen. Ini menunjukkan penanganan kita untuk menyembuhkan pasien terkonfirmasi terus membaik,” kata Andi dikutip dari rilis berita Humas Pemprov Kaltim.

Andi mengingatkan warga untuk hindari kerumunan atau berkumpul agar penularan COVID-19 dapat terus ditekan. Kemudian, laksanakan 3M, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS.

“Awali itu dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita. Jika kita bisa peduli terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan, maka kita sudah menjaga dan mencegah penularan COVID-19,” pesannya.

Dengan meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit rujukan yang menjadi pusat karantina pasien COVID-19, Satgas juga berusaha menurunkan angka kematian (fatality rate).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim ini tidak hentinya mengimbau kepada masyarakat agar tidak menganggap remeh terhadap Corona. Virus ini bisa menyerang siapa saja dan dimana saja.

Untuk itu, lanjut dia, pemerintah daerah, bersama TNI/Polri, dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat harus tetap awas terhadap penularannya.

Penulis: Amin

Komentar
Advertisement